Pelabuhan Gunung Sitoli Gerbang Ekonomi Pulau Nias

Oleh Wartawan: Arief K. Suratman & Deli Lubis

Sibolga, portmediaonline.com:

Pelindo 1, selaku perpanjangan tangan pemerintah Terus mengoptimalkan pengelolaan Pelabuhan Termasuk Gunung Sitoli. Dan, selaku pintu gerbang perekonomian Pulau Nias.

Melalui Pelabuhan Gunung Sitoli, masuknya dan keluarnya orang  masyarakat dunia

Pecinta ombak pantai yang indah untuk melakukan surfaving, atau selancar air

“Juga pelabuhan ini untuk mendukung arus penumpang. Yang melalui dermaga Roro, membawa  orang-orang dan puluhan kenderaan truck barang, dari Sibolga menuju ke Pelabuhan tujuan,” kata GM Pelabuhan Gunung Sitoli, Capt. Mulyono dan didampingi staf Menejer Bistek, Irvan.

Disamping rutin, kapal untuk penumpang serta kenderaan Roro dari Sibolga.  Juga berfungsi sebagai kapal tol laut. Dua kali dalam sebulan, dengan rute Gunung Sitoli- Sinabang, dan Jakarta.

“Memang sasaran pemerintah, tentang tol laut untuk menggerakkan Pelayaran perintis. Dan dapat menjangkau pelabuhan terpencil di Indonesia, juga memenuhi kebutuhan barang untuk dikonsumsi oleh masyarakat,” kata Mulyono.

TINGGI

Melalui KM, Khendaga, liner tol laut agen ASDP dan jumlah bongkar muat perbulan 30 box. Yang dimuat diatas kapal adalah berupa jenis semen, beras dan sembako. Dan ini cukup tinggi.

Harus diakui oleh Mulyono, bahwa manfaat tol laut adalah mempercepat pengiriman barang dan menstabilkan harga.

Mengoptimalisasikan Pelayaran Dan Pelabuhan  terhadap tol laut, Seperti APA,?

Jika kedepan, pulau Nias melalui Pelabuhan G,Sitoli, agar dapat meningkatkan pelayanan pada masyarakat dunia dari indahnya pantai, juga para pengguna jasa Pelabuhan. Serta dapat mengembangkan Perekonomian dengan fasilitas pelabuhannya yang sangat memadai dengan alat bongkar muatnya

BONGKAR MUAT

Terlihat dari data kunjungan kapal, untuk tahun 2019 triwulan I di Pelabuhan G. Sitoli tercatat ada sebanyak 217 cal, dan GT, 374,342. Sedangkan tahun 2020, 203 Cal dan untuk GT sebanyak 402,804.

Sebagai, staff yang ditempat oleh Direksi Pelindo I, dan sebagai orang muda, harus mampu menata, serta melayani publik, kata Mulyono.**

Editor: Hefli Harun & M. Syahbana

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *